Apa Itu Opini Audit, Jenis, Beserta Tahapannya?

Opini Audit: Pengertian, Jenis, dan Tahapannya

Audit adalah proses pemeriksaan dan evaluasi laporan keuangan sebuah organisasi yang dilakukan oleh auditor. Selama proses audit berlangsung, auditor akan memeriksa apakah laporan keuangan tersebut sudah dibuat sebagaimana mestinya dan terbebas dari kesalahan atau penipuan. Nah, hasil dari pemeriksaan ini akan dinilai dan dibuat menjadi opini audit. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pengertian, jenis, dan tahapan opini audit, baca terus penjelasan berikut ini.

 

Apa Itu Opini Audit?

Pada dasarnya, opini audit merupakan pernyataan independen yang dikeluarkan oleh auditor mengenai kondisi keuangan sebuah perusahaan. Pada saat proses pembuatan laporan audit, komite audit akan mengevaluasi seluruh catatan keuangan yang diserahkan oleh pihak administrasi perusahaan untuk kemudian memastikan akurasi, kredibilitas, dan integritasnya. Setelah itu berdasarkan bukti audit yang berhasil dikumpulkan, mereka akan membentuk opini audit dan menyertakannya dalam laporan audit yang dibuat. Nantinya opini ini bisa dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan saat melakukan pengambilan keputusan.

 

Apa Saja Jenis Opini Audit?

Ada empat jenis opini audit yang dapat dikeluarkan oleh auditor, yaitu unqualified opinion, qualified opinion, adverse opinion, dan disclaimer of opinion.

 

  1. Unqualified Opinion

Unqualified opinion adalah opini wajar tanpa pengecualian. Opini ini dikeluarkan jika auditor menilai bahwa setiap catatan keuangan yang dibuat oleh perusahaan klien terbebas dari kesalahan. Opini ini dianggap sebagai jenis laporan audit terbaik, karena artinya perusahaan tersebut telah menerapkan semua prinsip akuntansi sesuai dengan aturan yang berlaku dan mematuhi peraturan serta persyaratan hukum yang relevan.

 

  1. Qualified Opinion

Qualified opinion adalah opini wajar dengan pengecualian. Opini ini dikeluarkan jika laporan audit dianggap wajar, namun auditor menemukan adanya kekhawatiran karena beberapa alasan, seperti kurangnya bukti audit, terjadi masalah kepatuhan, atau adanya pembatasan dalam proses audit.

 

  1. Adverse Opinion

Adverse opinion adalah opini tidak wajar. Opini ini dikeluarkan jika auditor melihat adanya aktivitas mencurigakan pada laporan audit yang dapat menyebabkan kerugian besar pada perusahaan klien, bahkan hingga tuntutan hukum. Opini seperti ini dianggap sebagai red flag, sehingga perusahaan harus melakukan koreksi terhadap catatan keuangannya dan mengauditnya kembali, karena pemberi pinjaman atau investor biasanya tidak akan menerimanya.

 

  1. Disclaimer of Opinion

Disclaimer of opinion adalah tidak adanya opini sama sekali. Hal ini biasanya terjadi ketika auditor tidak dapat memberikan opini karena kurangnya dokumen akuntansi atau kurangnya kerja sama dari pihak perusahaan klien.

 

Apa Saja Tahapan Opini Audit?

Proses pembuatan laporan audit dapat berbeda-beda pada setiap perusahaan, tergantung pada skala dan kompleksitas kasusnya. Namun secara umum, opini audit terdiri dari empat tahapan.

 

  1. Perencanaan

Pada tahap ini, auditor akan menghubungi perusahaan klien untuk memberitahu prosedur dan jadwal audit yang akan datang, kemudian meminta mereka untuk mengirimkan catatan keuangan dan informasi lainnya yang perlukan untuk nanti diaudit.

 

  1. Pengendalian Kontrol

Pada tahap kedua, auditor mengumpulkan seluruh dokumen untuk kebutuhan proses audit, yang mencakup catatan keuangan dan informasi perusahaan klien. Selama proses audit, dokumen-dokumen ini akan dievaluasi untuk dilihat keakuratannya.

 

  1. Pengujian

Proses audit dimulai di tahapan ketiga. Setelah seluruh catatan keuangan dan informasi perusahaan terkumpul, auditor akan memeriksanya menggunakan berbagai macam metode pengujian. Metode ini mungkin melibatkan verifikasi transaksi, pengecekan prosedur, atau akses ke lebih banyak informasi.

 

  1. Pelaporan

Tahapan terakhir adalah pelaporan. Setelah pengujian selesai dilakukan, auditor akan menyiapkan laporan audit yang sudah disertai dengan opini audit atas keakuratan catatan keuangan perusahaan klien.

 

Itulah dia penjelasan mengenai pengertian, jenis, dan tahapan opini audit. Kesimpulannya, opini audit merupakan penilaian yang dikeluarkan oleh auditor dalam laporan audit. Opini ini dianggap sangat penting, karena sebagai pihak yang independen, auditor mampu memberikan pernyataan yang jujur, berkualitas, dan dapat dipercaya mengenai kredibilitas dan integritas catatan keuangan suatu perusahaan.